Main Bola

Ramadhan sudah lama berlalu, tapi diriku masih diliputi dosa dan melakukanya disaat khilaf. Padahal ramadhan baru saja terlewat tiga minggu. Ah… sudahlah, jangan terlalu dipikirkan.

Sore tadi aku pulang dengan berjalan kaki, melewati sekumpulan anak yang bermain bola. Rasanya kembali teringat pada masa lalu ketika masih kanak kanak. main bola di lapangan hijau dengan keceriaan dan kepolosan. Tidak terlalu banyak pikiran dan bebas untuk bergerak serta beraktivitas. Masa-masa itu memang masa yang indah untuk dikenang.

Ditengah lapangan hijau tampak beberapa anak kecil. ada yang memakai kaos dan ada pula yang telanjang dada. dengan satu buah bola sepak mereka gembira menendangnya kesana kemari. terdapat penjaga gawang dan striker disana yang meluncurkan aksinya untuk mencetak gol.

Bila waktu dapat mundur ke belakang, rasanya diriku tak jauh berbeda dengan anak-anak yang kulihat sore tadi. Bila teringat diriku 12 atau 14 tahun silam juga betapa asyiknya bermain bola di depan kantor KORAMIL. pada waktu itu bolanya juga hanya bola plastik dan kami bermain di rumput halaman kantor KORAMIL tersebut yang kebetulan dekat sekali dengan jalan raya. sekali waktu pernah juga ketika temanku menendang bola dan kemudian bolanya terlempar ke jalan raya lalu terlindas mobil. dhueeerrr, meletuslah bola plastiknya itu.

1 Komentar »

  1. awik1212 berkata

    haha untuk ga kena kepalanya pimpinan KORAMIL, bisa di dor ntar

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar